Connect with us

Breaking News

Kasus Polisi Lakukan Pelecehan Anak, DPRD Kayong Utara: Harus Transparansi!

Published

on

Kasus Polisi Lakukan Pelecehan Anak, DPRD Kayong Utara: Harus Transparansi!
Dedy Efendy

JURNALIS – Dugaan kasus pelecehan kepada anak di bawah umur yang dilakukan oknum polisi berpangkat Inspektur Polisi Satu (IPTU) di Polres Kayong Utara menjadi perhatian banyak pihak. Kepolisian diharapkan mengusut perkara secara profesional dan transparan.

Ketua Komisi 3 DPRD Kayong Utara, Dedy Efendy sangat menyayangkan terjadinya dugaan kasus pelecehan yang melibatkan Kanit Paminal Polres Kayong Utara tersebut.

“Nah, kasus ini kan sedang berjalan, kita menunggu saja perkembangan kasusnya, yang pasti kami minta supaya hukum ini berlaku adil, harus transparansi,” tegasnya, Rabu (15/05/2024).

Kendati melibatkan oknum anggota polisi, Dedy berharap penegakan hukumnya harus sama dengan masyarakat lainnya. Jangan sampai ada perlakuan khusus kepada terduga pelaku pelecehan terkait proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita menuntut rasa keadilan lah dalam kasus ini, karena bagaiman pun banyak dampaknya, apalagi ini pelecehan anak di bawah umur,” lugasnya.

Dedy bilang, dampak yang paling besar adalah masalah psikologis anak yang menjadi korban. Proses hukum harus terus berjalan dan adil, sehingga tidak terjadi lagi dikemudian hari sebagai efek jera.

Dedy juga berharap kepada KPAD dan pemerintah untuk melakukan pendampingan kepada korban, baik dengan cara menggandeng pisikolog atau cara-cara lain.

“KPAD lebih paham lah bagaimana mendamping korban, sekali lagi yang paling penting dari kami Komisi 3 mendorong proses hukum transparan dan berkeadilan,” lugasnya.

Dedy menilai kasus ini merupakan atensi seluruh masyarakat Kayong Utara. Fia sebut, Komisi 3 DPRD Kayong Utara berterima kasih kepada masyarakat yang antusias ikut mengawal kasus yang melibatkan oknum polisi ini.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum polisi berpangkat IPTU yang bertugas di Polres Kayong Utara diduga melakukan pelecehan kepada asisten rumah tangga (ART) dan putri angkatnya yang baru berusia 11 tahun.

Menurut keterangan bapak korban yang tidak mau disebutkan namanya, peristiwa bejat oknum polisi terhadap putrinya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut terjadi di rumah terduga pelaku.

“Kami mengetahui saat anak saya ini mau pulang karena tidak betah. Anak ini chat saya katanya mau pulang diantar istri terduga pelaku. Saya tanya lagi ke anak saya, kok mendadak sekali, anak saya bilang nanti saja di rumah cerita,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/05/2024).

Di hari itu juga istri terduga pelaku mengantarkan korban. Sesampai persimpangan, istri pelaku rempat memarahi korban lantaran pulang mendadak.

“Anak saya menyampaikan alasan kenapa keluar mendadak kepada istri terduga pelaku, anak saya bercerita bahwa sudah dilecehkan oleh bapak, (pelaku), maka dia minta pulang, posisi itu belum sampai rumah,” ucap orang tua korban.

Bak disambar petir mendengar itu, istri terduga pelaku langsung memutar mobilnya untuk menemui Kapolres Kayong Utara. Namun, Kapolres tidak berada di tempat.

“Istri pelaku langsung bawa anak saya ke Ketapang, namun sempat singgah ke rumah pelaku, di sana dia ribut dengan suaminya, yang terduga pelaku,” tuturnya.

Setelah perkelahian dengan istrinya, terduga pelaku mengemas barang-barangnya dan pergi. Sementara istri pelaku membawa korban pergi ke Ketapang karena khawatir hal-hal yang tidak diinginkan. Disesalkan orang tua korban, tidak ada kabar dari anaknya sampai malam.

“Dia bilang mau balik, namun sampai magrib tidak ada sampai rumah, handphone anak saya coba dihubungi tidak aktif, saya telepon tidak bisa. Baru sekitar jam 7 malam baru bisa dihubungi, katanya anak saya di Ketapang,” bebernya.

Orang tua korban cukup khawatir. Pasalnya, korban merupakan seorang perempuan. Beberapa saat kemudian korban chat orang tuanya memberitahukan keberadaannya. Setelah itu, orang tua korban menyusul ke Ketapang menemui putrinya.

“Di Ketapang kami bertemu Kasi Propam, kami juga dipanggilkan Kasat pak Hendra dan dianggap sekalian merupakan pengaduan,” tutup bapak korban. (Bak)

The post Kasus Polisi Lakukan Pelecehan Anak, DPRD Kayong Utara: Harus Transparansi! appeared first on Jurnalis.

Breaking News

Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament

Published

on

Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament
Rektor UNU Kalbar, Rachmat Sahputra, membuka Campus UNU Kalbar Tournament, Kamis (20/06/2024). Foto: UNU Kalbar

JURNALIS – Organisasi Persatuan Mahasiswa Kelas Karyawan (PMKK) menggelar Campus UNU Kalbar Tournament, 20 – 23 Juni 2024. Tiga cabang olahraga yang digelar, yakni tenis meja, bulutangkis, dan catur. Turnamen ini dibuka langsung oleh Rektor UNU Kalbar, Rachmat Sahputra, Kamis (20/06/2024).

“Mahasiswa bukan hanya belajar, tetapi juga harus berolahraga agar tubuh tetap sehat. Selain itu, perlu ditanamkan rasa cinta dan peduli terhadap sesama,” pinta Rachmat di hadapan mahasiswa.

Selain itu, Rachmat merespon maraknya judi online dan pinjaman online yang marak akhir-akhir ini. Tidak jarang ada mahasiswa terkena dampak juga.

“Saya mengingatkan seluruh mahasiswa menjauhi perjudian online dan pinjaman online (pinjol), yang dapat mengganggu ketenangan pikiran dan berpotensi membuat kuliah terbengkalai,” tegas pria asal Bogor Jawa Barat ini.

Selalu rektor, Rachmat mendukung penuh kegiatan turnamen yang baru pertama kali digelar oleh mahasiswa karyawan atau ekstensi. Ia merasa senang, justru mahasiwa karyawan UNU Kalbar justru lebih aktif dari mahasiswa regular.

“Mestinya pihak BEM UNU Kalbar bisa belajar dari mahasiswa karyawan, bisa membuat turnamen juga,” ujarnya.

“Saya berharap turnamen ini dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa serta membangun semangat sportivitas. Kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi positif di kalangan mahasiswa UNU Kalbar,” sambung Rachmat.

Pembukaan turnamen ini dihadiri juga oleh anggota DPRD Kalbar, H Irshan, Wakil Rektor III Jipridin, serta dosen UNU Kalbar, Rosadi Jamani, serta jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU Kalbar.

Maliandri, Ketua PMKK, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk merangkul mahasiswa yang selama ini cenderung sibuk dengan dirinya sendiri dan kurang berkiprah di masyarakat.

“Kami ingin membangkitkan semangat mahasiswa, tidak hanya semangat keindonesiaan, tetapi juga semangat keislaman yang harus hidup dalam jiwa setiap mahasiswa,” ucap Maliandri yang juga pegawai di Pemkab Kubu Raya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Mahasiswa juga harus peduli pada sesama agar bisa memberikan sumbangsih besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kalbar, Irsan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Saya menyambut baik inisiatif ini dan siap membantu asalkan mahasiswa juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi,” katanya.

Irsan berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat menyeimbangkan antara akademik dan non-akademik untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga sehat secara fisik.

Rosadi Jamani mewakili Fakultas Ekonomi UNU Kalbar menyambut baik turnamen tersebut. “Hal menarik, turnamen ini justru digelar oleh mahasiswa karyawan atau yang notabene sudah bekerja. Tentunya mereka berbeda dengan mahasiswa regular. Di tengah kesibukan kerja, mereka masih bisa menggelar turnamen. Salut dengan semangat mereka,” ujarnya.

Usai pembukaan langsung dilakukan technical meeting. Tiga cabang yakni catur, tenis meja, dan bulu tangkis siap digelar. Pada 23 Juni depan, seluruh turnamen selesai. (m@nk)

The post Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Breaking News

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove

Published

on

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove
Yayasan AHM memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 20.000 pohon mangrove di KEE Teluk Pangpang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/06/2024). Foto: Yayasan AHM

JURNALIS – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menanam 20.000 mangrove di Kawasan Ekonomi Esensial (KEE) Teluk Pangpang Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/06/2024). Kegiatan ini bagian dari konsistensi dan komitmen Yayasan AHM dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Menjadi bagian kontribusi terhadap program pembangunan berkelanjutan bersama pemerintah, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi Provinsi Jawa Timur Anang Budi Wasono bersama jajaran manajemen PT Astra Honda Motor, Yayasan AHM dan PT Mitra Pinasthika Mulia sebagai main dealer Honda area Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan ini, Yayasan AHM menanam mangrove jenis Rhizopora Mucronata yang mampu menyerap karbon tiga hingga lima kali lebih besar dari hutan tropis daratan. Selain itu, tanaman mangrove dapat memperbaiki ekosistem lahan basah dalam mendukung kehidupan satwa dan kehidupan manusia secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan menjaga ekosistem pesisir laut, aktivitas penanaman mangrove di Banyuwangi ini melengkapi 10.879 pohon yang telah ditanam Yayasan AHM di berbagai wilayah tanah air sejak tahun 2017.

Selain menanam mangrove di KEE Teluk Pangpang Banyuwangi, Yayasan AHM juga melakukan kegiatan bersih pantai yang melibatkan komunitas nelayan setempat serta pelajar dari sekolah mitra binaan AHM.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan pentingnya melakukan penanaman mangrove karena keistimewaannya sebagai penghasil oksigen sekaligus penyerap CO2, sehingga mampu berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Kami hadir dan berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Penanaman mangrove ini diharapkan dapat berdampak ganda bagi lingkungan dan masyarakat sekitar baik ekologi maupun ekonomi, serta mendukung tercapainya net zero emission pemerintah,” ujar Muhib.

KEE Teluk Pangpang merupakan kawasan konservasi mangrove yang memiliki nilai ekosistem penting guna menunjang kelangsungan kehidupan sekaligus sebagai kawasan dilindungi di Jawa Timur. Di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati berupa 12 jenis pohon mangrove, 18 jenis bivalvia, dan 43 jenis burung yang sebagian besar merupakan burung migran.

Ekosistem mangrove ini memiliki keterkaitan erat terhadap perubahan iklim. Keberadaan mangrove yang sehat di kawasan pesisir dapat meningkatkan daya tahan masyarakat pesisir terhadap perubahan iklim dan meminimalisir dampak bencana alam seperti gelombang tinggi, tsunami, dan banjir bandang. (m@nk)

The post Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Breaking News

Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban

Published

on

Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menyerahkan hewan kurban, Senin (17/06/2024). Foto: Polda Kalbar

JURNALIS – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) dan Polres jajaran menyalurkan sebanyak 269 ekor hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1445 H / 2024 M. Terdiri dari 135 ekor sapi dan 134 ekor kambing.

Acara penyerahan hewan kurban secara simbolis dipimpin berlangsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto. Kegiatan berjalan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran kepolisian serta masyarakat sekitar.

“Pada hari raya Idul Adha tahun 2024 ini Polda Kalbar memperoleh 32 ekor sapi dan 58 ekor kambing. Untuk Polres jajaran Polda Kalbar berhasil menyumbangkan 103 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Secara keseluruhan jumlah 135 ekor sapi dan 134 ekor kambing disumbangkan oleh Polda Kalbar dan Polres Jajaran,” terang Kapolda, Senin (17/06/2024).

Pipit mengatakan hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak membutuhkan. Sasaran utamanya, slum area, perkampungan, pesantren, panti asuhan dan tempat-tempat yang diyakini betul-betul membutuhkan.

“Kita tidak menyiapkan kupon karena kita menyerahkan langsung pada tempatnya, sehingga mereka bisa mengelola dan mendistribusikan daging kurban tersebut,” jelasnya.

Kapolda menyampaikan, selain distribusikan, sebagian hewan kurban juga ada disembelih di Polda Kalbar.

“Sehingga tidak perlu jauh-jauh datang ke Polda, karena kita akan mengantarkan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan daging kurban tersebut,” bebernya.

Kapolda berharap dengan penyaluran hewan kurban ini dapat memberikan manfaat kepada yang membutuhkan. (m@nk)

The post Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Trending