Connect with us

Breaking News

Pelatihan Hukum Kritis bagi Masyarakat yang Tinggal di Dalam dan di Sekitar Areal Konsesi

Published

on

Pelatihan Hukum Kritis bagi Masyarakat yang Tinggal di Dalam dan di Sekitar Areal Konsesi
Perkumpulan Link-AR Borneo menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat terdampak yang tinggal di dalam dan di sekitar area konsesi perusahaan kayu dan perkebunan sawit skala besar/R

JURNALIS – Perkumpulan Link-AR Borneo menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat terdampak yang tinggal di dalam dan di sekitar area konsesi perusahaan kayu dan perkebunan sawit skala besar.

Bertempat di Dusun Sutera 3, Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Pada Sabtu dan Minggu tanggal 1-2 Juni 2024.

Pendidikan dan pelatihan ini diikuti oleh lebih kurang 20 orang yang berasal dari Desa Padu Banjar dan beberapa desa sekitarnya, yaitu Desa Batu Barat, Sui.Mata-Mata, Sui.Paduan dan Sui.Sepeti. Keseluruhannya berada di Kabupaten Kayong Utara.

Pada kegiatan ini, 4 orang perwakilan dari Desa Kualan Hilir-Ketapang juga mengikutinya. Semua delegasi peserta desa tersebut merupakan masyarakat terdampak beroperasinya PT Mayawana Persada (PT MP), termasuk Desa Padu Banjar yang Hutan Desanya berbatasan dengan konsesi perkebunan kayu tersebut.

Menurut Sofyan Efendi, salah satu fasilitator dari Link-AR Borneo, bahwa pendidikan dan pelatihan itu merupakan bagian dari rangkaian pendidikan dan pelatihan serupa yang telah dilaksanakan oleh Link-AR Borneo beberapa waktu sebelumnya di Dusun Sabar Bubu, Desa Kualan Hilir, Kecamatan Simpang Hulu-Ketapang.

“Selain membahas mengenai berbagai dampak sosial ekonomi dan lingkungan akibat adanya Perijinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH-HT) maupun perkebunan sawit, pendidikan dan pelatihan ini juga memberikan keterampilan advokasi dasar bagi masyarakat. Untuk itu, berkenaan dengan kemampuan advokasi dasar, maka LBH Pontianak menjadi mitra sekaligus narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut Ahmad Syukri, Ketua Link-AR Borneo, pendidikan dan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terdampak mengenai hak untuk mendapatkan akses kelola dan kontrol masyarakat terhadap sumber daya alam sebagaimana diatur oleh berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Menurutnya, masyarakat di beberapa desa tersebut telah kehilangan akses kelola dan kontrol atas sumber daya alam, tanah dan hutan yang selama ini telah menjadi sumber penghidupan dan lingkungan hidupnya, yaitu sejak terbit dan beroperasinya beberapa perusahaan perkebuanan kayu, seperti PT MP yang areal ijinnya meliputi lima desa di Kabupaten Kayong Utara (Desa Durian Sebatang, Sungai Sepeti, Sungai Paduan, Sungai Mata-Mata dan Batu Barat) serta desa Padu Banjar yang berbatasan dengan konsesi PT MP di lokasi Hutan Desanya.

Selain itu desa-desa tersebut juga terdapat konsesi perkebunan sawit skala besar seperti PT Kalimantan Agro Pusaka (PT KAP) di Desa Sungai Sepeti, Durian Sebatang, dan Sungai Paduan, serta PT Jalin Vaneo (PT JV) desa Batu Barat dan Sungai Mata-Mata.

“Karena itu, pendidikan selama 2 hari itu bertujuan untuk mendukung setiap usaha masyarakat dalam rangka memperjuangkan hak atas tanah dan sumber daya alam, serta agar masyarakat tidak kehilangan akses kelola dan kontrol atas wilayah dan sumber daya alam,” Ahmad Syukri menambahkan.

Perlu diketahui, bahwa sebagian areal konsesi perusahaan tersebut berada di kawasan ekosistem gambut, dan tempat habitat Orangutan yang saat ini mulai terancam punah. Karena itu, keberadaan PT MP dan perkebunan sawit disamping mengancam hilangnya akses masyarakat terhadap sumber daya alam yang ada bagi kelangsungan hidupnya juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang berpotensi menimbulkan bencana banjir di musim penghujan dan bencana kebakaran hutan dan lahan (bencana kabut asap) pada musim kemarau akibat perubahan struktur dan fungsi ekosistem hutan dan habitatnya, serta meningkatkan potensi konflik antara orangutan dan masyarakat dan seterusnya mengancam keberadaan orangutan tersebut. Semua akibat ini harus dicegah,” tegas pria yang biasa dipanggil Uki ini.

Pada kegiatan pendidikan dan pelatihan ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak disampaikan langsung oleh direkturnya, yaitu Abdul Aziz SH.

“Masyarakat perlu dan harus memiliki pengetahuan maupun skill dasar advokasi agar dapat mempertahankan hak hidupnya, dan yang jauh lebih penting adalah agar kedepan masyarakat dapat memulihkan hak atas sumber daya alam serta dapat membela diri terhadap berbagai tindakan yang merugikan masyarakat yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan kayu ataupun perkebunan sawit yang beroperasi di wilayahnya,” ujarnya.

Suasana pendikan dan pelatihan berlangsung dinamis. Para peserta sangat senang dan merespon baik dengan adanya pendidikan dan pelatihan yang diprakarsai oleh Link-AR Borneo. Banyak diantara peserta yang mengungkapkan pendapatnya.

Peserta dari Desa Padu Banjar menyampaikan bahwa mereka telah memahami dan merasakan dampak lingkungan yang timbul akibat pembukaan lahan oleh PT MP di areal lahan gambut yang seharusnya dilindungi.

Dinyatakannya bahwa akibat pembukaan hutan tersebut, terdapat Orangutan Kalimantan yang masuk ke wilayah mereka. Sedangkan peserta dari Desa Sui.Sepeti banyak mengajukan masalah-masalah yang terkait dengan persoalan buruh perkebunan kayu PT MP.

Menurut mereka, saat ini banyak kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanpa pesangon, serta sejumlah hak-hak buruh yang belum dipenuhi oleh perusahaan yang mempekerjakannya. Karenanya, pertanyan dan pembahasan pada kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut juga mencakup masalah strategi dan advokasi dalam memperjuangkan hak buruh perkebunan kayu PT MP.

Disamping masalah-masalah tersebut, para peserta juga mengajukan mengenai hak masyarakat untuk membakar lahan dan kebun agar dapat melanjutkan produksi pertaniannya.

Pada akhir sesi pendidikan dan pelatihan juga berhasil dirumuskan rencana tindak lanjut (RTL) yang menjadi kesepakatan bersama dari para peserta. Secara umum RTL ini bertujuan untuk memperkuat persatuan masyarakat, membangun koordinasi dan kerjasama yang erat antar masyarakat dari semua desa dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi bersama, serta dalam rangka perjuangan untuk melindungi dan mempertahankan wilayah, tanah dan kawasan hutan bagi kelangsungan hidup masyarakat maupun generasi yang akan datang. Serta komitmen bersama untuk membangun simpul solidaritas masyarakat terdampak PT Mayawana Persada di Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang. ***

(R/Ndi)

The post Pelatihan Hukum Kritis bagi Masyarakat yang Tinggal di Dalam dan di Sekitar Areal Konsesi appeared first on Jurnalis.

Breaking News

Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament

Published

on

Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament
Rektor UNU Kalbar, Rachmat Sahputra, membuka Campus UNU Kalbar Tournament, Kamis (20/06/2024). Foto: UNU Kalbar

JURNALIS – Organisasi Persatuan Mahasiswa Kelas Karyawan (PMKK) menggelar Campus UNU Kalbar Tournament, 20 – 23 Juni 2024. Tiga cabang olahraga yang digelar, yakni tenis meja, bulutangkis, dan catur. Turnamen ini dibuka langsung oleh Rektor UNU Kalbar, Rachmat Sahputra, Kamis (20/06/2024).

“Mahasiswa bukan hanya belajar, tetapi juga harus berolahraga agar tubuh tetap sehat. Selain itu, perlu ditanamkan rasa cinta dan peduli terhadap sesama,” pinta Rachmat di hadapan mahasiswa.

Selain itu, Rachmat merespon maraknya judi online dan pinjaman online yang marak akhir-akhir ini. Tidak jarang ada mahasiswa terkena dampak juga.

“Saya mengingatkan seluruh mahasiswa menjauhi perjudian online dan pinjaman online (pinjol), yang dapat mengganggu ketenangan pikiran dan berpotensi membuat kuliah terbengkalai,” tegas pria asal Bogor Jawa Barat ini.

Selalu rektor, Rachmat mendukung penuh kegiatan turnamen yang baru pertama kali digelar oleh mahasiswa karyawan atau ekstensi. Ia merasa senang, justru mahasiwa karyawan UNU Kalbar justru lebih aktif dari mahasiswa regular.

“Mestinya pihak BEM UNU Kalbar bisa belajar dari mahasiswa karyawan, bisa membuat turnamen juga,” ujarnya.

“Saya berharap turnamen ini dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa serta membangun semangat sportivitas. Kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi positif di kalangan mahasiswa UNU Kalbar,” sambung Rachmat.

Pembukaan turnamen ini dihadiri juga oleh anggota DPRD Kalbar, H Irshan, Wakil Rektor III Jipridin, serta dosen UNU Kalbar, Rosadi Jamani, serta jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNU Kalbar.

Maliandri, Ketua PMKK, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk merangkul mahasiswa yang selama ini cenderung sibuk dengan dirinya sendiri dan kurang berkiprah di masyarakat.

“Kami ingin membangkitkan semangat mahasiswa, tidak hanya semangat keindonesiaan, tetapi juga semangat keislaman yang harus hidup dalam jiwa setiap mahasiswa,” ucap Maliandri yang juga pegawai di Pemkab Kubu Raya.

Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Mahasiswa juga harus peduli pada sesama agar bisa memberikan sumbangsih besar bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kalbar, Irsan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Saya menyambut baik inisiatif ini dan siap membantu asalkan mahasiswa juga menunjukkan semangat belajar yang tinggi,” katanya.

Irsan berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat menyeimbangkan antara akademik dan non-akademik untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga sehat secara fisik.

Rosadi Jamani mewakili Fakultas Ekonomi UNU Kalbar menyambut baik turnamen tersebut. “Hal menarik, turnamen ini justru digelar oleh mahasiswa karyawan atau yang notabene sudah bekerja. Tentunya mereka berbeda dengan mahasiswa regular. Di tengah kesibukan kerja, mereka masih bisa menggelar turnamen. Salut dengan semangat mereka,” ujarnya.

Usai pembukaan langsung dilakukan technical meeting. Tiga cabang yakni catur, tenis meja, dan bulu tangkis siap digelar. Pada 23 Juni depan, seluruh turnamen selesai. (m@nk)

The post Mahasiswa Kelas Karyawan Gelar Campus UNU Kalbar Tournament appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Breaking News

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove

Published

on

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove
Yayasan AHM memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 20.000 pohon mangrove di KEE Teluk Pangpang, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/06/2024). Foto: Yayasan AHM

JURNALIS – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) menanam 20.000 mangrove di Kawasan Ekonomi Esensial (KEE) Teluk Pangpang Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (11/06/2024). Kegiatan ini bagian dari konsistensi dan komitmen Yayasan AHM dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.

Menjadi bagian kontribusi terhadap program pembangunan berkelanjutan bersama pemerintah, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi Provinsi Jawa Timur Anang Budi Wasono bersama jajaran manajemen PT Astra Honda Motor, Yayasan AHM dan PT Mitra Pinasthika Mulia sebagai main dealer Honda area Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan ini, Yayasan AHM menanam mangrove jenis Rhizopora Mucronata yang mampu menyerap karbon tiga hingga lima kali lebih besar dari hutan tropis daratan. Selain itu, tanaman mangrove dapat memperbaiki ekosistem lahan basah dalam mendukung kehidupan satwa dan kehidupan manusia secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan menjaga ekosistem pesisir laut, aktivitas penanaman mangrove di Banyuwangi ini melengkapi 10.879 pohon yang telah ditanam Yayasan AHM di berbagai wilayah tanah air sejak tahun 2017.

Selain menanam mangrove di KEE Teluk Pangpang Banyuwangi, Yayasan AHM juga melakukan kegiatan bersih pantai yang melibatkan komunitas nelayan setempat serta pelajar dari sekolah mitra binaan AHM.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengungkapkan pentingnya melakukan penanaman mangrove karena keistimewaannya sebagai penghasil oksigen sekaligus penyerap CO2, sehingga mampu berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Kami hadir dan berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Penanaman mangrove ini diharapkan dapat berdampak ganda bagi lingkungan dan masyarakat sekitar baik ekologi maupun ekonomi, serta mendukung tercapainya net zero emission pemerintah,” ujar Muhib.

KEE Teluk Pangpang merupakan kawasan konservasi mangrove yang memiliki nilai ekosistem penting guna menunjang kelangsungan kehidupan sekaligus sebagai kawasan dilindungi di Jawa Timur. Di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati berupa 12 jenis pohon mangrove, 18 jenis bivalvia, dan 43 jenis burung yang sebagian besar merupakan burung migran.

Ekosistem mangrove ini memiliki keterkaitan erat terhadap perubahan iklim. Keberadaan mangrove yang sehat di kawasan pesisir dapat meningkatkan daya tahan masyarakat pesisir terhadap perubahan iklim dan meminimalisir dampak bencana alam seperti gelombang tinggi, tsunami, dan banjir bandang. (m@nk)

The post Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yayasan AHM Tanam Puluhan Ribu Mangrove appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Breaking News

Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban

Published

on

Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menyerahkan hewan kurban, Senin (17/06/2024). Foto: Polda Kalbar

JURNALIS – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) dan Polres jajaran menyalurkan sebanyak 269 ekor hewan kurban pada hari raya Idul Adha 1445 H / 2024 M. Terdiri dari 135 ekor sapi dan 134 ekor kambing.

Acara penyerahan hewan kurban secara simbolis dipimpin berlangsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto. Kegiatan berjalan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran kepolisian serta masyarakat sekitar.

“Pada hari raya Idul Adha tahun 2024 ini Polda Kalbar memperoleh 32 ekor sapi dan 58 ekor kambing. Untuk Polres jajaran Polda Kalbar berhasil menyumbangkan 103 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Secara keseluruhan jumlah 135 ekor sapi dan 134 ekor kambing disumbangkan oleh Polda Kalbar dan Polres Jajaran,” terang Kapolda, Senin (17/06/2024).

Pipit mengatakan hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak membutuhkan. Sasaran utamanya, slum area, perkampungan, pesantren, panti asuhan dan tempat-tempat yang diyakini betul-betul membutuhkan.

“Kita tidak menyiapkan kupon karena kita menyerahkan langsung pada tempatnya, sehingga mereka bisa mengelola dan mendistribusikan daging kurban tersebut,” jelasnya.

Kapolda menyampaikan, selain distribusikan, sebagian hewan kurban juga ada disembelih di Polda Kalbar.

“Sehingga tidak perlu jauh-jauh datang ke Polda, karena kita akan mengantarkan kepada masyarakat yang berhak mendapatkan daging kurban tersebut,” bebernya.

Kapolda berharap dengan penyaluran hewan kurban ini dapat memberikan manfaat kepada yang membutuhkan. (m@nk)

The post Idul Adha 1445 H, Polda Kalbar dan Polres Jajaran Salurkan 269 Ekor Hewan Kurban appeared first on Jurnalis.

Continue Reading

Trending